Mengatasi Anak Susah Makan

Anak usia tiga sampai empat tahun mulai masuk fase negatifistik. Ibu bisa menyiasatinya dengan menyajikan makanan semenarik mungkin, sehingga anak sulit menolak makanan yang diberikan. Bisa jadi anak tidak mau makan karena sudah terlalu banyak mengkonsumsi makanan selingan.

Jika anak senang dan ketagihan biasanya ia cenderung meminta lagi setelah porsi yang dihadapannya habis. Biasanya tersedia bubur prompt untuk usia 6-24 bulan dengan berbagai rasa. Salah satu langkah ampuh sebagai cara mengatasi anak susah makan adalah jangan sekali-kali menyuruh anak untuk makan. Karena anak-anak biasanya akan melakukan hal sebaliknya dari yang diperintahkan.

Bagaimana cara untuk mengatasi anak yang susah makan

Si kecil kesal karena terus “dipaksa” menyantap makanan yang tidak ia suka, sedangkan Mam khawatir ia akan kekurangan nutrisi akibat pilih-pilih makanan. Bila sudah begini, aktivitas makan pun menjadi tidak menyenangkan lagi, dan justru penuh tekanan. Hal inilah yang sedikit banyak akan mempengaruhi nafsu makannya, karena sang anak belum mau menerima rasa yang berbeda dari yang diinginkannya. Kendati umum, gangguan makan apabila tidak ditangani rentan menimbulkan masalah gizi dan tumbuh kembang anak di kemudian hari.

Kalau belum mengenal rasa dan bentuk makanannya, umumnya anak menolak karena merasa asing. Hmm… lantas, bagaimana cara yang benar-benar ampuh agar anak mau menyantap makanan ya? Tenang saja, ini lho bocorannya dari pengalaman pribadi yang sudah dipraktekkan dan sukses. Agar nantinya anak tidak hanya menyukai satu jenis makanan saja. Dengan mengenalkan beragam jenis makanan, tentunya akan membuat anak bisa memilik lebih banyak makanan untuk disantap. Fisik yang tidak sehat tentu saja akan mempengaruhi selera makan anak.

Artinya, bila si kecil tidak mau makan, maka pertumbuhannya pun akan terhambat. Jasa home care penyedia layanan kesehatan dengan menghadirkan perawat lansia, perawat medis, perawat orang sakit hingga perawat anak di rumah pribadi pengguna jasa. Buat sang anak bertanggung jawab dengan memberinya tugas saat memasak. Dengan cara ini, anak dapat berfikir dan menghargai makanan dan kerja keras bundanya dalam menyiapkan makanan untuknya. Coba sesekali ajak anak untuk terlibat aktif dalam proses pembuatan makanan yang sedang ia inginkan.

Buzz