Manfaat Bermain Puzzle Untuk Kecerdasan Anak

Mengajarkan disiplin bisa membangun pemahaman bahwa segala sesuatu itu butuh proses. Kalau mau mejanya rapi kembali, ia harus sabar ketika berusaha memunguti makanan yang dijatuhkan. Ajarkan anak mengenai batasan, namun tunjukkan pula cinta orang tua saat melatih psychological anak.

Cobalah meminta anak untuk menunggu setiap ia menginginkan sesuatu. Jika hal ini dibiasakan, Moms nggak hanya melatih anak bersabar, tapi juga mengasah keterampilan anak. Ketika Moms mengatakan, “tunggu dulu, ya…” anak akan terlatih untuk mencari aktivitas lain selama menunggu, hingga ia bisa mendapat keinginannya. TRIBUNMANADO.Co.ID – Perkembangan teknologi membuat banyak hal kini bisa didapat dengan lebih cepat bahkan instan. Mengajak anak untuk melakukan kegiatan yang dapat melatih kesabaran agar bisa memahami pentingnya sebuah proses.

Ketika masih kecil pendidikan yang perlu diberikan adalah pendidikan yang bersifat ilmiah yaitu pendidikan ilmu pengetahuan atau ilmu yang menggunakan fungsi dari otak kiri. Selain ilmu pengetahuan diperlukan juga mengembangkan kemampuan Emotional Quotient yaitu kemampuan untuk bersosialisasi, komunikasi dan pengendalian emosi. Pepatah hikmah mengatakan bahwa mendidik anak saat kecil bagaikan mengukir di atas batu. Sedangkan mendidik orang tua bagaikan mengukir di atas air, hampir-hampir tidak pernah kita bayangkan bagaimana melakukannya.

Sembari menunggu jam makan, kita perlu menyediakan air putih untuk kita minum setiap saat. Sehingga dalam keadaan lelah pun, kita tetap bisa menjaga kebugaran tubuh. Itulah 5 tips ajarkan si kecil kelola angpau lebaran untuk melatih kesabaran dan kedisiplinan.

Ketika relawan kita menggalang dana di jalan, ada saat dimana pemilik toko keluar dan meminta para relawan untuk mencari tempat lain, jangan berdiri di depan tokonya. Para relawan dengan cepat meminta maaf kepadanya dan berpindah ke tempat lain, sikap mereka penuh pengertian dan ketulusan. Di dunia ini, ada orang-orang yang bermurah hati juga ada orang-orang yang mendatangkan kesulitan bagi kita. Pada proses penyelesaian puzzle anak dilatih untuk bersosialisasi dengan teman-temannya. Anak akan berani untuk berkomunikasi, bertanya, berdiskusi, dan belajar mengetahui gilirannya dalam sebuah kelompok.

Melatih kerjasama dalam kelompok dan meningkatkan kepercayaan diri, menerima dan menghargai pendapat orang lain serta berani menyatakan atau menampilkan ide kreatifnya. Anak diajarkan tentang bagaimana cara menyikapi lingkungan sosial mereka, lewat kelompok belajar mereka. Ketika Anda mengajak anak-anak untuk belanja atau pergi ke bank, mungkin anak-anak akan merasa bosan harus menunggu atau mengantri.

Melatih kesabaran pada anak

Kebiasaan ini nantinya bisa terbawa hingga mereka dewasa. Melalui kepingan-kepingan puzzle, kemampuan mengingat anak akan diasah. Mereka akan berusaha mengingat di mana posisi kepingan-kepingan tersebut dan meletakkannya hingga membentuk gambar yang sebelumnya menyatu. Kalau perlu menjauh sebentar, tarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri sebelum menghadapi balita. Mari hindarkan anak-anak kita dari kebiasaan serba instan.

Namun melatih anak untuk menunggu atau antri juga baik bagi anak-anak Anda. Anak akan terbiasa mengalihkan perhatian dengan sikap sederhana dari orang tuanya, yaitu saat orang tua mengatakan “Tunggu dulu ya” saat anak meminta sesuatu. Sabar sendiri merupakan salah satu sikap positif yang harus dimiliki setiap orang. Ternyata, sikap sabar tidak tumbuh secara alami, melainkan dari hasil pola asuh orangtua.

Vendor kemeja harga terjangkau dengan fasilitas dan pelayanan terbaik se-Surabaya. Kesabaran diperlukan saat kita tengah berada dalam masalah baik saat berada di keluarga, tempat kerja hingga dimanapun kita berada. Harapannya tentu dengan sikap sabar yang kita miliki tentu amalan kita di Ramadhan tahun ini akan lebih baik dari sebelumnya. Jika harus menunggu, berikan penjelasan pada si kecil apa yang perlu dilakukan untuk menghabiskan waktu.

Buzz