9 Cara Menghadapi Anak Remaja Yang Keras Kepala Dan Pemarah

Jika anak berbaring di lantai dan ngambek, mungkin dia butuh perhatian dan aktivitas yang tenang, maka cobalah untuk membacakan buku. Nah, ketika anak sedang berusaha keras untuk mendapatkan perhatian, maka beri ia perhatian penuh. Namun di lain sisi, Mama juga tahu kalau sikap itu hanya usaha anak untuk mencuri perhatian Mama. Hal ini dilakukan untuk melindungi anak dari kekerasan verbal maupun fisik yang bisa saja terjadi karena orangtua tak bisa mengelola emosi dengan baik.

Bagaimana cara untuk memberi tahu anak dengan sabar

Cara mengekspresikannya pun masih tergantung kondisi yang dirasakannya. Perkembangan emosi anak sangat berhubungan dengan pemahaman dan kemampuannya mengendalikan emosi. Bunda pun harus jeli memperhatikan untuk bisa mengetahui sehat tidaknya emosi sosial anak Bunda. Selalu bersikap menerima dengan senang hati dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah swt. Nasehat seringkali disebut sebagai obat yang perih.

coba perhatikan, murid-murid akan merasa lebih refresh dan lebih mudah untuk menyerap pelajaran. mereka akan lebih konsenstrasi, terlebih keadaan diluar masih di jam pagi hari. Pada usia tujuh tahun, anak laki-laki maupun perempuan sudah wajib melaksanakan salat. Sehingga wajib bagi orang tua untuk mendidik anak agar taat terhadap perintah Allah SWT. Dalam menjalani sebuah kehidupan memang jalannya tidak selalu mudah, bahkan penuh dengan rintangan yang seringkali menguras emosi dan perasaan. Namun menghadapi semua kondisi sulit tersebut, Islam mengajarkan agar umatnya selalu bersabar.

Orang tua hendaknya menyadari banyak tentang perubahan fisik maupun psikis yang akan dialami remaja. Untuk itu orang tua wajib memberikan bimbingan dan arahan kepada anak. Nilai-nilai agama yang ditanamkan orang tua kepada anaknya sejak dini merupakan bekal dan benteng mereka untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi.

Untuk bisa sampai pada tahap ini adalah dengan banyak berlatih. Contoh kecilnya, jika anak suka bermain ayunan di taman yang ramai, latih ia untuk mau mengantre saat bermain. Kebiasaan sabar yang diajarkan sejak kecil ini akan berdampak baik kemudian hari. Seiring bertambahnya usia anak, Bunda dapat mendorong mereka untuk berlaku sabar untuk hal yang lebih besar.

Buzz