20 Cara Mengatasi Bosan Di Kamar Kost, Praktis Dan Murah!

Proses pembelajaran yang mengharuskan kolaborasi antara orang tua siswa dengan guru. Apapun bentuk yang di lakukan guru saat ini baik dengan cara daring, luring, maupun blended. DARA| BANDUNG- Situasi pandemi corona membuat semua orang harus melakukan social distancing atau jaga jarak, termasuk anak-anak.

“Di masa pandemi, para dosen harus mencari strategi tepat untuk diiaplikasikan salah satunya metode e-learning,” kata Uwes dalam dalam webinar dengan Langkah Sukses Memenuhi CPMK, besutan SEVIMA, Kamis (26/11). Teori sindrom anak tunggal meyakini bahwa anak tunggal dimanja karena terbiasa mendapatkan apapun yang diinginkan dari orang tua. Namun, ia menegaskan guru pasti memiliki basic untuk mengajar di era pandemi, tinggal bagaimana meramunya.

Anak juga perlu melakukan kegiatan yang bisanya tidak dilakukan oleh keluarga. Jadi cari aktivitas yang bisa melibatkan anggota keluarga secara keseluruhan. “Jangan-jangan dengan metode seperti ini yang membuat anak tidak terbiasa dan merasa malu . Atau jangan-jangan sebelumnya anak juga tidak terlalu aktif ketika di kelas,” ujar Auliya. Zuhdi juga menyarankan agar guru dapat menggali potensi siswa dengan lebih banyak mengekspresikan ide mereka lewat berbagai cara, seperti membuat puisi, membuat lagu, membuat poster atau gambar, hingga animasi. “Tidak perlu seragam, yang penting ekspresi mereka terungkapkan,” ujarnya.

Belum lagi adanya pembatasan diri untuk menghindari kerumunan atau berjaga jarak pastinya menambah kejenuhan bagi setiap anak. Si anak akan merasa tidak memiliki teman belajar, sehingga lama kelamaan akan muncul rasa malas untuk belajar kembali. Jadi dengan mengenal beberapa karakteristik anak tersebut, orang tua dapat merancang bagaimana mengisi aktivitas harian anak selama tinggal dirumah saja dimasa covid-19 ini.

Cara menghadapi kebosanan anak

Lagipula, justru sekolah adalah tempat bagi si Kecil untuk belajar mandiri. Untuk itu, jadikan wali kelas sebagai “mata-mata” andalan untuk memonitor keseharian si Kecil. Bila anak-anak lain sebagai perundung yang menjadi penyebab, saatnya berkoordinasi dengan wali kelas, orang tua anak-anak yang merundung, hingga dokter dan terapis anak bila dibutuhkan.

Buzz